Visi Keilmuan
dan Tujuan
Prodi Perancangan Manufaktur
Profil Program Studi Perancangan Manufaktur
Program studi Perancangan Manufaktur adalah penyelenggara pendidikan tinggi Sarjana Terapan yang berada di bawah naungan Politeknik ATMI Surakarta. Program studi ini mendidik mahasiswa dengan standar kualifikasi level 6 KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia), dengan gelar Sarjana Terapan (S.Tr.).
Visi Keilmuan Prodi Perancangan Manufaktur
“Menjadi program studi yang unggul dalam pengembangan dan penerapan keilmuan perancangan manufaktur terapan yang maju dan relevan dengan kebutuhan industri, dengan kekhasan pada teknologi polimer, rekayasa produk, serta teknologi produksi, yang berintegritas, dalam semangat penghormatan martabat manusia, tanggung jawab terhadap lingkungan, dan keterbukaan terhadap kemajuan teknologi.”
Tujuan Program Studi Perancangan Manufaktur
Menghasilkan sarjana terapan yang unggul, beretika, dan profesional di bidang perancangan dan teknologi manufaktur terapan, khususnya pada teknologi polimer, rekayasa produk, dan teknologi produksi, serta memiliki kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial sesuai nilai-nilai dasar Politeknik ATMI Surakarta.
Mengembangkan dan menerapkan keilmuan terapan dalam bidang perancangan manufaktur, melalui kemampuan merancang, menganalisis, dan mengoptimalkan desain dan proses produksi, dengan pemanfaatan teknologi terkini.
Menjadi mitra strategis industri dalam peningkatan inovasi produk, efisiensi proses, dan keberlanjutan, melalui kolaborasi riset terapan, magang industri, serta pengabdian kepada masyarakat di bidang perancangan dan teknologi manufaktur.
Membentuk lulusan yang memiliki jiwa kepemimpinan, integritas moral, kemampuan komunikasi, dan kerja tim, sehingga mampu berperan aktif dalam organisasi industri, pengembangan teknologi, maupun kewirausahaan berbasis desain dan manufaktur.
Menghasilkan lulusan yang memiliki kesadaran ekologis dan mampu menerapkan prinsip manufaktur berkelanjutan, dalam semangat penghormatan martabat manusia dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
